Aturan KEMENPAREKRAF Untuk Operasional Hotel Dalam Masa New Normal

Indonesia mulai bersiap menyambut fase new normal di tengah pandemi virus corona yang terus menginfeksi jutaan orang di dunia.

Beberapa langkah menyambut era new normal pasca pandemi Covid-19 kini mulai dipersiapkan. Beberapa sektor menyusun berbagai protokol yang sesuai, dengan mengutamakan kesehatan dan kebersihan. Dan salah satu sektor yangtelah selesai menyusun protokol tersebut adalah sektor industri hotel dan restoran.

Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Pada akhirnya Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Repulik Indonesia merilis “Pedoman Layanan Hotel untuk Tamu Selama Masa Pandemi COVID-19” untuk memastikan pengelola hotel bisa menjaga tingkat kebersihan dan keamanan guna mengurangi dan memutus penyebaran COVID-19.

Dan guna menjalankan operasional hotel selama masa pandemi COVID-19, berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh pegelola hotel:

Pedoman untuk Staff Operasional Hotel

  • Staff resepsionis harus memakai masker pelindung selama bertugas
  • Staff resepsionis menggunakan handy thermometer (pengukur suhu) selama penyebaran wabah ini.
  • Staff resepsionis harus sering melakukan cuci tangan dengan sabun atau dengan hand sanitizer yang berbasis alkohol.
  • Pengelola hotel akan selalu menyediakan hand sanitizer dan juga menyiapkan masker dalam jumlah tertentu untuk persiapan,
  • Menjaga jarak sosial yang tepat (yaitu minimal 1 meter terpisah) dengan tamu ataupun tim kerja
  • Mengingatkan para tamu untuk selalu menggunakan masker selama di lingkungan hotel dan sering mencuci tangan serta menjaga kesehatan
  • Manager Operation atau PIC harus meminta tamu untuk segera memeriksakan kesehatan/mencari pelayanan medis. Jika tamu tersebut ada riwayat bepergian ke luar negeri, atau mereka telah diidentifikasi memiliki riwayat kontak dekat orang didiagnosis dengan COVID-19 dalam kurun waktu 14 hari, sebaiknya segera meminta pertolongan ambulance untuk segera dibawa ke rumah sakit terdekat
  • Staff hotel wajib untuk mendata lengkap setiap tamu yang datang (i.e nama, alamat, no telepon, fotocopy KTP/ID)
  • Pihak hotel berhak untuk mengimbau kepada para tamu untuk tidak melakukan pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Pedoman Kebersihan Diri

Seluruh staff diharuskan:

  • Memeriksa suhu badan secara teratur/berkala setiap hari.
  • Lakukan pencatatan dan pemantauan harian terhadap suhu badan pegawai.
  • Laporkan ke supervisor/atasan, periksakan ke dokter bila suhu badan naik dari suhu badan normal (> 37,5) atau ada gejala infeksi saluran pernapasan.
  • Jaga jarak dengan rekan kerja yang kurang sehat, apabila sakit segera berobat ke dokter dan beristirahat dirumah bila dianjurkan dokter
  • Wajib menggunakan masker selama berada di dalam lingkungan hotel.
  • Menutup mulut saat batuk atau bersin dengan menggunakan tissue atau lipat tangan dan segera buang tissue yang telah dipakai ke tempat sampah.
  • Jaga kebiasaan yang baik saat menggunakan toilet (misalnya; siram tangki dan toilet setelah digunakan).
  • Jaga kebersihan diri dengan baik (misalnya; cuci tangan selama 20 detik sebelum pengeringan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah makan, setelah melakukan pembersihan, memegang sampah atau barang kotor lainnya dan setelah dari toilet/ gunakan).
  • Pakai sarung tangan sekali pakai, masker dan sepatu bot karet saat membersihan dan saat mengolah makanan atau pun sampah. Gunakan sarung tangan sekali pakai saat membersihkan alat makan dan benda sisa di meja restoran dan/atau di kamar hotel seperti tisu bekas dan tusuk gigi. “Jangan menggunakan sarung tangan yang telah dipakai (bekas)”, Ketika pembersihan dan pengolahan selesai semua APD harus dibuang dan diikat dan tidak dibuka kembali.
  • Jangan menyajikan makanan dan peralatan masak dengan sarung tangan kotor.
  • Jangan memakai celemek saat ke toilet.
  • Segera cuci dan bersihkan alat pembersih, sebersih mungkin setelah digunakan.
  • Jangan menyentuh wajah, mata dan mulut sebelum mencuci tangan
  • Tidak makan dan minum dengan menggunakan wadah yang sama dengan petugas yang lain.
  • Menerapkan physical & social distancing di dalam ruang ganti karyawan.
  • Untuk para tamu disarankan untuk mempertimbangkan untuk membersihkan dan mensterilkan ruangan dan toilet secara mandiri dengan menggunakan cairan desinfektan sesuai standar.

Pedoman di Area Umum (Public Area)

  • Area umum (public area) dan resepsion harus dibersihkan setiap saat untuk memastikan bagian/area tersebut benar-benar bersih dengan menggunakan desinfektan yang mengandung klorin 1:9 atau mengandung ethanol/methanol dicampur alcohol 70%.
  • Penerapan social distancing dan physical distancing di setiap area yang di pergunakan oleh para tamu dan staff (i.e Front office, Lift tamu, Lift Service, dll)
  • Resepsion harus menyediakan hand sanitizer (cairan pembersih tangan) untuk seluruh tamu.
  • Penyemprotan desinfektan wajib untuk dilakukan secara berkala di setiap titik lingkungan hotel dengan cairan yang mengandung klorin 1:9.

Pedoman Penanganan Check In

  • Staff harus menggunakan masker ketika melakukan pelayanan check in dengan tetap menjaga jarak minimal 1 meter dan selalu mencuci tangan secara berkala
  • Penempatan rambu – rambu atau petunjuk terkait penerapan social distancing & physical distancing di titik yang mudah terlihat.
  • Bellboy atau security wajib melakukan pengecekan suhu tubuh dan mengimbau untuk mempergunakan hand sanitizer kepada setiap orang yang hendak memasuki area hotel.
  • Tamu disarankan untuk selalu menggunakan masker ketika berada dalam lingkungan hotel dan area umum serta dihimbau menjaga perilaku hidup bersih selama tinggal atau menginap di Hotel.
  • Staff melakukan pemeriksaan singkat tentang sejarah perjalanan tamu dalam 14 hari terakhir serta menginformasikan ke Manager Operation atau PIC ketika melihat seseorang yang kurang sehat (sakit) di properti.
  • Seluruh staff di Front Office wajib menjalankan perilaku hidup bersih.

Pedoman Housekeeping & Penanganan Sampah

  • Petugas housekeeping wajib menggunakan Alat Pelindung Diri ( APD) minimum atau lengkap bila diperlukan (yang terdiri dari : headcover, kacamata, masker dan sarung tangan surgical dilapisi dengan sarung tangan karet, wearpack dan sepatu boot) dalam melakukan pembersihan kamar tamu.
  • Gunakan cairan pembersih yang mengandung klorin 1:9 atau ethanol/methanol dengan alcohol 70%
  • Setelah selesai membersihkan kamar dan akan membersihkan kamar lain, petugas disarankan untuk mengganti sarung tangan atau mencuci tangan (dengan sarung tangan terpakai) dengan Handrub atau bisa juga mencuci tangan dengan air mengalir minimal 20 detik.
  • Melakukan penyemprotan kamar secara berkala untuk menekan kemungkinan mikroorganisme ketingkat yang berbahaya dengan cairan yang mengandung klorin 1:9 atau methano/ethanol dengan alcohol 70%
  • Menugaskan tim kerja untuk melakukan pembersihan dan perawatan setiap hari. Pastikan tempat sampah tertutup setiap saat dan dibersihkan setiap hari. Kantong yang telah berisi sampah harus diikat dengan baik dan tidak dibuka kembali sebelum dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).
  • Segera bersihkan tumpukan sampah.
  • Cuci dan sterilkan segala jenis tempat sampah jika perlu.
  • Bersihkan (sterilkan) dengan desinfektan secara teratur untuk titik-titik tertentu yang sering disentuh manusia seperti; pegangan tangan (terali), tombol lift (1 jam sekali ), kenop pintu.
  • Jika ada darah, muntahan atau kotoran dibersihkan mengenakan peralatan yang sesuai perlindungan pribadi (PPE) termasuk masker, sarung tangan, pelindung mata (kacamata/pelindung wajah) dan topi (opsional), gunakan forsep untuk memegang handuk sekali pakai penyerap yang kuat untuk membersihkan darah/ muntahan/ kotoran serta buang di kantong sampah secara hati-hati tanpa mengkontaminasi diri sendiri/ lingkungan setelah itu melalukan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik
  • Desinfektan standar tidak dapat digunakan pada beberapa permukaan, remote kontrol misalnya televisi dan telepon. Untuk permukaan ini penggunaan alkohol direkomendasikan.
  • Disarankan kepada seluruh hotel untuk menjamin bahwa tidak akan ada sampah yang menginap diseluruh properti hotel
  • Seluruh petugas di departemen housekeeping wajib menjalankan perilaku hidup bersih.

Pedoman Perawatan Toilet

  • Bersihkan toilet secara teratur menggunakan deterjen netral dan air, dan kemudian menerapkan desinfektan seperti yang diperintahkan pada label produsen desinfektan dan perhatikan bagian-bagian yang sering disentuh langsung oleh manusia seperti; keran air, gagang pintu/handuk/waduk, kloset duduk dan penutupnya, wastafel, kenop pintu, tombol lainnya dan sakelar.
  • Sediakan tissue toilet yang secukupnya, handuk kertas (jika disediakan) serta alat pengering tangan dan sabun cair setiap saat.
  • Pastikan pembilas toilet berfungsi setiap saat.
  • Pastikan semua pipa dan perlengkapan sanitasi berfungsi dengan baik.
  • Patuhi tindakan pencegahan keselamatan atau rekomendasi label lainnya seperti yang diarahkan (misalnya memungkinkan ventilasi yang cukup di daerah terbatas seperti toilet).

Pedoman Operasional Restoran

  • Petugas restoran wajib menggunakan masker dan sarung tangan dalam melaksanakan tugasnya.
  • Memungkinkan jaga jarak yang cukup antara meja & kursi, sebaiknya minimal 1 meter, serta menyarankan untuk tamu melakukan takeaway
  • Pastikan semua produk/bahan untuk restoran, kafe atau bar diperoleh dari sumber makanan berlisensi/resmi
  • Sarung tangan sekali pakai harus dipakai saat menangani nampan bekas, piring, kotak dan peralatan
  • Menutup makanan dengan benar untuk mencegah kontaminasi
  • Jangan meletakkan/menyimpan barang-barang pribadi di bagian menyiapkan makanan. Area loker harus disediakan untuk penyimpanan barang-barang pribadi.
  • Jangan gunakan barang yang pecah atau cacat karena itu bisa menjadi tempat kuman bersembunyi.
  • Gunakan talenan, pisau dan peralatan lainnya yang terpisah untuk makanan yang masih mentah dan yang telah dimasak (matang) untuk mencegah kontaminasi silang.
  • Mencuci piring dapat digunakan kembali dan peralatan makan yang sudah dicuci pada mesin pencuci piring dengan sabun pencuci piring dan air panas seperti biasa.
  • Seluruh petugas restoran yang bekerja di dapur wajib mengenakakan masker dan sarung tangan sekali pakai dalam melakukan pekerjaannya.
  • Setiap peralatan sekali pakai harus dibuang dengan limbah umum lainnya.
  • Simpan makanan yang telah dimasak/siap makan di bagian atas dari makanan mentah dikulkas.
  • Ketika pengolahan, penyajian dan pembersihan makanan telah selesai, semua APD wajib untuk di ikat (tidak dibuka kembali) dan dibuang atau dimusnahkan.
  • Seluruh staff yang bertugas di restoran dan dapur wajib menjalankan perilaku hidup bersih.

Pedoman Operasional Laundry Hotel

  • Staf laundry juga harus mengenakan masker dan sarung tangan jika menangani laundry dari kamar tamu. Kain kotor tidak boleh digoyahkan karena dapat mencemari daerah sekitarnya.
  • Kain dan handuk yang memerlukan pencucian harus ditempatkan dalam kantong laundry.
  • Kain harus dikosongkan langsung dari tas binatu ke dalam mesin cuci tanpa penanganan dan dicuci pada suhu panas normal.
  • Jangan menggunakan kompresi udara dan / atau air di bawah tekanan untuk membersihkan, atau metode lain yang dapat menyebabkan percikan. pembersih vakum harus digunakan hanya setelah desinfeksi yang tepat dari permukaan lain.
  • Apabila akan mempergunakan pihak ketiga untuk jasa laundry, pihak hotel wajib untuk mendampingi dan juga melakukan pengecekan baik terhadap laundry yang akan diambil atau yang akan diantarkan ke dalam kamar.
  • Seluruh staff laundry wajib menjalankan perilaku hidup bersih.

Pedoman Transportasi

  • Staff pengemudi wajib untuk mengenakan masker dan sarung tangan selama bekerja dan juga wajib untuk menyediakan hand sanitizer dan handy thermometer di dalam kendaraan.
  • Penumpang atau tamu yang akan menggunakan jasa transportasi wajib untuk menggunakan masker serta diperiksa suhu tubuh dan juga menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan dan wajib menjaga jarak (Social Distancing).
  • Kendaraan wajib untuk dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala dengan cairan yang mengandung klorin 1;9 atau ethanol/methanol dengan alcohol 70%.
  • Pengemudi dan tamu wajib untuk selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan kendaraan dan juga tetap menjalankan pola hidup bersih.
Aturan KEMENPAREKRAF Untuk Operasional Hotel Dalam Masa New Normal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hallo ada yang bisa kami bantu?